This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label middle management. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label middle management. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Juli 2014

Stress Management

Stress Management

Stress Management
Stress Management adalah kemampuan penggunaan sumber daya (manusia) secara efektif untuk mengatasi gangguan atau kekacauan mental dan emosional yang muncul karena tanggapan (respon). Tujuan dari manajemen stres itu sendiri adalah untuk memperbaiki kualitas hidup individu itu agar menjadi lebih baik.
Stress Management adalah suatu kondisi dinamis dimana seorang individu dihadapkan pada peluang, tuntutan, atau sumber daya yang terkait dengan apa yang dihasratkan oleh individu tersebut dan hasilnya dipandang tidak pasti dan penting.
Goliszek (2005) menyatakan bahwa usaha untuk memecahkan kebiasaan stres sehingga kualitas hidup menjadi lebih baik dengan:
  • mempelajari apa itu gila
  • mengenali gejala stres yang terjadi dalam diri
  • mengubah pola perilaku
  • memanfaatkan serangkaian teknik dan relaksasi dari manajemen stres yang cepat dan sederhana


Perubahan-perubahan sosial yang cepat sebagai konsekuensi modernisasi mempunyai dampak pada kehidupan. Tidak semua orang dapat menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan tersebut, pada gilirannya dapat menimbulkan ketegangan atau stres pada dirinya. Stres sendiri merupakan hasil dari perkembangan teknologi yang demikian cepatnya dalam abad ke duapuluh satu ini, suatu ironi kehidupan. Manusia menciptakan berbagai macam produk untuk meningkatkan taraf hidupnya, untuk hidup lebih efisien, namun dalam proses memproduksi berbagai macam produksi, manusia harus menghadapi berbagai macam kondisi, yang dapat menimbulkan Stress Management yang lebih banyak.

Middle Management

Middle Management

Middle Management (manajer menengah) adalah pemimpin menengah dari suatu perusahaan. Yang termasuk dalam golongan ini adalah kepala devisi, kepala unit, kepala bagian, pimpinan cabang. Corak kegiatannya memimpin lower manager, dan menguraikakn kebijakan pokok yang dikeluarkan oleh top manager.
Manajer menengah (Middle Management) adalah manajemen menengah dapat meliputi beberapa tingkatan dalam suatu organisasi. Para manajer menengah membawahi dan mengarahkan kegiatan-kegiatan para manajer lainnya kadang-kadang juga karyawan operasional.
Manajemen tingkat menengah (Middle Management) mencakup semua manajemen yang berada di antara manajer lini pertama dan manajemen puncak dan bertugas sebagai penghubung antara keduanya. Jabatan yang termasuk manajer menengah di antaranya kepala bagian, pemimpin proyek, manajer pabrik, atau manajer divisi.


Kamis, 10 Juli 2014

Enterprise Risk Management

Enterprise Risk Management

Enterprise Risk Management
Enterprise Risk Management (ERM) adalah “suatu proses yang dipengaruhi oleh board of director, dan personel lain dari suatu organisasi, diterapkan dalam setting strategi, dan mencakup organisasi secara keseluruhan, didesain untuk mengidentifikasi kejadian potensial yang mempengaruhi suatu organisasi, untuk memberikan jaminan yang cukup pantas berkaitan dengan pencapaian tujuan organisasi” (COSO ERP, 2004).
Framework ERM
Dua buah framework Enterprise Risk Management (ERM) adalah COSO dan RIMS. Keduanya mendeskripsikan pendekatan untuk mengidentifikasi, menganalisa, bertanggung jawab, dan memonitor risiko ataupun peluang di dalam maupun di luar lingkungan yang dihadapi perusahaan. COSO memiliki delapan  komponen dan empat kategori objek. Delapan komponen tersebut antara lain:
1)        Lingkungan Internal
2)        Penetapan Tujuan
3)        Identifikasi Kejadian
4)        Penilaian Risiko
5)        Respon terhadap Risiko (risk response)
6)        Aktivitas Pengendalian
7)        Informasi dan Komunikasi
8)        Monitoring

Enterprise Risk Management merupakan kumpulan pandangan mengenai risiko dari sudut pandang operasional maupun strategis dan merupakan proses yang mendukung pengurangan ketidakpastian serta mempromosikan eksploitasi peluang.