This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label time management. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label time management. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Juli 2014

Project Management

Project Management 

Project Management 
Project Management (Manajemen Proyek) merupakan salah satu ilmu yang sangat penting dalam pengelolaan sebuah proyek. Di bawah ini kami share beberapa pengertian/definisi Project Management (Manajemen Proyek) dari beberapa ahli, antara lain :

Pengertian manajemen proyek menurut H. Kerzner : Manajemen proyek adalah merencanakan, menyusun organisasi, memimpin dan mengendalikan sumber daya perusahaan untuk mencapai sasaran jangka pendek yang telah ditentukan. Lebih jauh lagi manajemen proyek menggunakan pendekatan hiraki vertikal dan horizontal .

Pengertian manajemen proyek menurut Hughes dan Cotteral (2002;8-9) manajemen proyek adalah suatu cara untuk menyelesaikan masalah yang harus dipaparkan oleh user, kebutuhan user harus terlihat jelas dan harus terjadi komunikasi yang baik agar kebutuhan user bisa diketahui.

Pengertian ProjectManagement dalam buku Information Technology Project Management 4th edition karangan katy, manajemen proyek ialah aplikasi dari ilmu pengetahuan, keterampilan, alat-alat dan teknik untuk aktifitas proyek untuk memenuhi kebutuhan proyek.

Pengertian manajemen proyek menurut PMBOK (Project Management Body of Knowledge) dalam buku Budi Santoso (2009:3) manajemen proyek adalah aplikasi pengetahuan (knowledges), ktrampilan (skills), alat (tools) dan teknik (techniques) dalam aktifitas-aktifitas proyek untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan proyek.

Pengertian manajemen proyek menurut Wulfram I. Ervianto (2003:19) Manajemen proyek adalah semua perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan koordinasi suatu proyek dari awal (gagasan) sampai selesainya proyek untuk menjamin biaya proyek dilaksanakan tepat waktu, tepat biaya, dan tepat mutu. 

Pengertian manajemen proyek menurut Nicholas (2001;9) manajemen proyak adalah manajemne yang lebih sederhana, yang operasi-operasinya berulang damana pasar dan teknologinya dapat diprediksi, ada kepastian tentang antisipasi hasil, lebih sedikit organisasi yang dilibatkan.

Pengertian Project Management menurut Budi santoso (2003;3) manajemen proyek adalah kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan dan mengendalikan sumber daya organisasi perusahaan untuk mencapai tujuan tertentu dalam waktu tertentu dengan sumber daya tertentu. Manajemen proyek mempergunakan personel perusahaan untuk ditempatkan pada tugas tertentu dalam proyek.


Demikian semoga bermanfaat

Rabu, 02 Juli 2014

Time Management

Time Management


Time Management

Pengertian dari Time Management skill yaitu suatu kemampuan untuk menetapkan, mengatur, memilih, memutuskan antara kualitas/tenaga untuk efektivitas dan produktivitas waktu.
  • Menetapkan merupakan langkah pertama dalam membuat perencanaan.
  • Mengatur merupakan bagimana cara membuat (menyusun) sesuatu menjadi teratur (rapi).
  • Memilih merupakan bagaimana menentukan/mengambil sesuatu yg dianggap sesuai dengan apa yang telah menjadi pilihan untuk dijalankan.
  • Memutuskan merupakan suatu ketetapan yang diambil untuk segera dijalankan/dikerjakan.
  • Kualitas merupakan seberapa baik sebuah produk yang dihasilkan apakah sesuai atau tidak dengan kebutuhan.
  • Tenaga merupakan suatu kemampuan untuk melakukan suatu pekerjaan baik dari segi sumber daya manusia maupun barang.
  • Efektivitas merupakan tingkat dimana kinerja sesungguhnya sebanding dengan kinerja yang ditargetkan/pencapaian yang ditetapkan.
  • Produktivitas waktu merupakan sejauh mana/seberapa lama tingkat sumber daya baik manusia/barang mampu menghasilkan suatu pekerjaan/berproduksi.


Time Management sebagai sebuah dogma dimana setiap manusia yang berkegiatan dituntut untuk dapat mengatur waktu yang tersedia. Pengertian ini telah menjadi kebanggaan banyak orang bahkan institusi yang menjual program time management sebagai salah satu kurikulum dalam sebuah pencapaian  akademisnya. Sebenarnya pengertian ini hanyalah sebuah kedangkalan berpikir dan pengambilan keputusan yang terlalu cepat dalam membuat sebuah konsep manajemen. Bila kita gali lebih dalam sebetulnya time (waktu) tidak bisa di-manage (atur) karena memang sudah jelas hitungannya. Sehari ada 24 jam, satu jam 60menit, dan satu menit ada 60 detik. Lalu siapa yan gbisa merubahnya kecuali Yang Maha Kuasa?

Time Management sebagai dogma yang mengacu pada satu definisi yang telah diipretasikan, bukan dari definisi murni. Pengaturan berlaku pada diri kita, apakah kita punya keinginan untuk melakukan kegiatan dan mengetahui sejauh mana emosi yang terlibat dalam aktifitas tersebut. Pengertian manage disini berarti bagaimana cara kita mengatur setumpuk aktifitas yang berbeda skala prioritas dalam keterbatasan waktu yang ada.

Tujuan dari Learning Skill Time Management Skill ini adalah:

  • Supaya setiap individu mampu menyeimbangkan dan memaksimalkan waktu dengan menggunakan perbandingan antara energi dan kualitas.
  • Supaya memahami dalam menetapkan, mengatur, memilih dan memutuskan antara kualitas/tenaga untuk efektivitas dan produktivitas waktu.
  • Supaya dapat menghindari kepayahan waktu dimana energi meningkat namun kualitas yang dihasilkan rendah.



Performance Management

Performance Management

Performance Management
Tugas atasan dan bagian HR selanjutnya, setelah menjadikan karyawan siap bekerja & kompeten adalah memberinya tugas dan tanggung jawab sesuai posisi kerjanya. Bagian ini disebut Performance Management atau Manajemen Kinerja. Secara definisi, Performance Management adalah suatu pendekatan sistematik untuk meningkatkan kinerja individu atau tim dalam mencapai tujuan / target organisasi (Hendry, Bradley and Perkins, 1997).
Praktek pendekatan manajemen kinerja di dunia usaha dan industri sangat beragam, tapi bila ditarik benang merahnya dapat terbagi menjadi 4, yaitu :
  1. Fase Plan : Performance Management Planning yaitu membuat rencana kerja yang diselaraskan dengan Sasaran Strategis, Key Performance Indicator (KPI), Standar / Target, Aktivitas perusahaan secara SMART (Spesific, Measurable, Achiveable, Realistic, Time-Oriented). Sifatnya adalah Top Down, artinya CEO / President Director harus membuat target perencanaannya dulu, barulah diturunkan sampai ke level terendah.
  2. Fase Do : On Going Feedback & Informal Coaching yaitu melaksanakan rencana kerja dan melakukan pengawasan. Hal penting yang perlu dilakukan adalah memberikan umpan balik (feedback) terhadap karyawan dari atasan yang bersangkutan untuk kembali meluruskan apa yang mungkin tidak sesuai dengan rencana awal. Selain itu, umpan balik sangat penting untuk memberikan motivasi dan me-recharge energi yang mungkin mulai habis.
  3. Fase Check : Performance Appraisal & Development Planning yaitu mengevaluasi pencapaian kinerja dibandingkan dengan target / rencana kerja. Terlibat pada proses ini adalah Atasan, HRD, dan Top Management, serta karyawan yang bersangkutan.
  4. Fase Action : On Going Feedback & Informal Coaching yaitu memberikan penghargaan kepada karyawan atas kinerjanya dan memberikannya catatan pengembangan untuk perbaikan kualitas kerjanya di masa depan.

Tujuan akhir Performance Management adalah mendapatkan kinerja yang terbaik karyawan dan organisasi untuk mencapai Profit dan Pertumbuhan sambil mengembangkan kompetensi karyawan dalam menghadapi tugas-tugas yang menantang.