This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label project management. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label project management. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Juli 2014

Talent Management

Talent management

Talent Management
Talent Management merupakan sebuah proses untuk mengidentifikasi para karyawan perusahaan yang memiliki kapabilitas untuk menjadi future leaders/senior managers. Proses identifikasi ini didasarkan pada dua elemen kunci, yakni aspek kompetensi dan aspek kinerja (performance).
Dalam hal ini, kompetensi dapat diibaratkan sebagai input yang melekat pada diri seseorang, dan yang akan membekali dia untuk melakukan tugasnya dengan baik; sementara aspek performance (kinerja) merupakan hasil nyata (output) dari suatu pekerjaan. Idealnya, kompetensi dan kinerja (hasil) menjadi dua hal yang berkorelasi positif. Artinya, jika Anda memiliki Talent Management (kompetensi tinggi), maka hasil dan target pekerjaan juga dapat dicapai dengan baik. Namun kadang tidak selalu demikian.
Misalnya, orang sales sudah memenuhi semua kompetensi yang dibutuhkan, namun karena mendadak ada peristiwa bencana alam (yang di luar kontrol dia), maka target penjualannya tidak bisa tercapai. Sebaliknya, bisa terjadi orang sales yang kompetensinya jelek (misalnya main serobot pelanggan teman, atau memakai uang suap kepada calon pelanggan) justru bisa menjual dengan sangat bagus (dan target pekerjaan bisa tercapai). Karena itulah untuk menilai kualitas karyawan, Anda sebaiknya mengacu pada dua elemen di atas sekaligus, yakni aspek kompetensi (input) dan aspek kinerja (hasil).

Nah, dengan matriks kompetensi dan performance inilah, kita menilai kapasitas karyawan, termasuk untuk keperluan talent management process. Calon bintang yang dipilih idealnya mereka yang memiliki kompetensi tinggi dan sekaligus kinerja (memberi hasil) yang baik; atau mereka yang memiliki kompetensi bagus, namun kinerjanya saat ini belum berkembang secara optimal (orang seperti ini dapat dipilih karena dia pada dasarnya memiliki kompetensi yang solid, dan karena itu bisa terus dikembangkan untuk menjadi future stars). Dari penjelasan di atas, sebenarnya tidak ada yang perlu dipertentangkan antara kompetensi dengan talent management. Dalam hal ini, kompetensi merupakan satu elemen penting –selain aspek kinerja– dalam mengidentifikasi dan mengembangkan talenta karyawan menuju prestasi yang paling optimal. Begitulah sedikit ulasan tentang Talent Management. Semoga bermanfaat...

Project Management

Project Management 

Project Management 
Project Management (Manajemen Proyek) merupakan salah satu ilmu yang sangat penting dalam pengelolaan sebuah proyek. Di bawah ini kami share beberapa pengertian/definisi Project Management (Manajemen Proyek) dari beberapa ahli, antara lain :

Pengertian manajemen proyek menurut H. Kerzner : Manajemen proyek adalah merencanakan, menyusun organisasi, memimpin dan mengendalikan sumber daya perusahaan untuk mencapai sasaran jangka pendek yang telah ditentukan. Lebih jauh lagi manajemen proyek menggunakan pendekatan hiraki vertikal dan horizontal .

Pengertian manajemen proyek menurut Hughes dan Cotteral (2002;8-9) manajemen proyek adalah suatu cara untuk menyelesaikan masalah yang harus dipaparkan oleh user, kebutuhan user harus terlihat jelas dan harus terjadi komunikasi yang baik agar kebutuhan user bisa diketahui.

Pengertian ProjectManagement dalam buku Information Technology Project Management 4th edition karangan katy, manajemen proyek ialah aplikasi dari ilmu pengetahuan, keterampilan, alat-alat dan teknik untuk aktifitas proyek untuk memenuhi kebutuhan proyek.

Pengertian manajemen proyek menurut PMBOK (Project Management Body of Knowledge) dalam buku Budi Santoso (2009:3) manajemen proyek adalah aplikasi pengetahuan (knowledges), ktrampilan (skills), alat (tools) dan teknik (techniques) dalam aktifitas-aktifitas proyek untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan proyek.

Pengertian manajemen proyek menurut Wulfram I. Ervianto (2003:19) Manajemen proyek adalah semua perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan koordinasi suatu proyek dari awal (gagasan) sampai selesainya proyek untuk menjamin biaya proyek dilaksanakan tepat waktu, tepat biaya, dan tepat mutu. 

Pengertian manajemen proyek menurut Nicholas (2001;9) manajemen proyak adalah manajemne yang lebih sederhana, yang operasi-operasinya berulang damana pasar dan teknologinya dapat diprediksi, ada kepastian tentang antisipasi hasil, lebih sedikit organisasi yang dilibatkan.

Pengertian Project Management menurut Budi santoso (2003;3) manajemen proyek adalah kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan dan mengendalikan sumber daya organisasi perusahaan untuk mencapai tujuan tertentu dalam waktu tertentu dengan sumber daya tertentu. Manajemen proyek mempergunakan personel perusahaan untuk ditempatkan pada tugas tertentu dalam proyek.


Demikian semoga bermanfaat

Rabu, 02 Juli 2014

Time Management

Time Management


Time Management

Pengertian dari Time Management skill yaitu suatu kemampuan untuk menetapkan, mengatur, memilih, memutuskan antara kualitas/tenaga untuk efektivitas dan produktivitas waktu.
  • Menetapkan merupakan langkah pertama dalam membuat perencanaan.
  • Mengatur merupakan bagimana cara membuat (menyusun) sesuatu menjadi teratur (rapi).
  • Memilih merupakan bagaimana menentukan/mengambil sesuatu yg dianggap sesuai dengan apa yang telah menjadi pilihan untuk dijalankan.
  • Memutuskan merupakan suatu ketetapan yang diambil untuk segera dijalankan/dikerjakan.
  • Kualitas merupakan seberapa baik sebuah produk yang dihasilkan apakah sesuai atau tidak dengan kebutuhan.
  • Tenaga merupakan suatu kemampuan untuk melakukan suatu pekerjaan baik dari segi sumber daya manusia maupun barang.
  • Efektivitas merupakan tingkat dimana kinerja sesungguhnya sebanding dengan kinerja yang ditargetkan/pencapaian yang ditetapkan.
  • Produktivitas waktu merupakan sejauh mana/seberapa lama tingkat sumber daya baik manusia/barang mampu menghasilkan suatu pekerjaan/berproduksi.


Time Management sebagai sebuah dogma dimana setiap manusia yang berkegiatan dituntut untuk dapat mengatur waktu yang tersedia. Pengertian ini telah menjadi kebanggaan banyak orang bahkan institusi yang menjual program time management sebagai salah satu kurikulum dalam sebuah pencapaian  akademisnya. Sebenarnya pengertian ini hanyalah sebuah kedangkalan berpikir dan pengambilan keputusan yang terlalu cepat dalam membuat sebuah konsep manajemen. Bila kita gali lebih dalam sebetulnya time (waktu) tidak bisa di-manage (atur) karena memang sudah jelas hitungannya. Sehari ada 24 jam, satu jam 60menit, dan satu menit ada 60 detik. Lalu siapa yan gbisa merubahnya kecuali Yang Maha Kuasa?

Time Management sebagai dogma yang mengacu pada satu definisi yang telah diipretasikan, bukan dari definisi murni. Pengaturan berlaku pada diri kita, apakah kita punya keinginan untuk melakukan kegiatan dan mengetahui sejauh mana emosi yang terlibat dalam aktifitas tersebut. Pengertian manage disini berarti bagaimana cara kita mengatur setumpuk aktifitas yang berbeda skala prioritas dalam keterbatasan waktu yang ada.

Tujuan dari Learning Skill Time Management Skill ini adalah:

  • Supaya setiap individu mampu menyeimbangkan dan memaksimalkan waktu dengan menggunakan perbandingan antara energi dan kualitas.
  • Supaya memahami dalam menetapkan, mengatur, memilih dan memutuskan antara kualitas/tenaga untuk efektivitas dan produktivitas waktu.
  • Supaya dapat menghindari kepayahan waktu dimana energi meningkat namun kualitas yang dihasilkan rendah.